MENGGALI KARUNIA ALLAH SWT DALAM BUAH SRIKAYA


Ciri khas buah srikaya adalah kulit yang berbuku-buku yang bentuknya menonjol keluar, rasanya manis, dengan jumlah biji yang sangat banyak didalam dagingnya. Warna dagingnya putih dengan warna kulit hitam kecoklat-coklatan. Pohonnya tumbuh didaerah sampai dengan ketinggian 800 m diatas permukaan laut, ada yang membudidaakan, ditanam dipekarangan rumah atau sebagai tumbuhan liar ditepi jalan. Berasal dari Hindia Barat dan dapat berbuah setelah berusia 3-5 tahun, tumbuh di tanah kering, berbatu dan terkena cahaya matahari langsung. Buah ini terlihat tidak istimewa dika dibandingkan dengan buah seperti pear, anggur hijau, dsb.

Berikut ini adalah kandungan gizi buah srikaya : energi 101 kalori/100 gr, karbohidrat 35.2 gram, protein 1.7 gr, dan serat 0.7 gram. Kandugan mineralnya : kalsium 27 mg, fosfor 20 mg, dan zat besi 0.8 mg. Sedangkan kandungan vitaminyya : C 22 mg, B1 0.08 mg, B2 0.04 mg (sumber : http://www.anneahira.com/manfaat-buah-srikaya.htm).

Tetapi dibalik kesederhanaan pohon dan buah srikaya itu, ternyata ada sejumlah karunia Allah yang ditanamkan. Sudah ada sejumlah hasil penelitian para ahli yang menggunakan daun sampai dengan akar srikaya dapat digunakan untuk pengobatan herbal. Seperti yang sudah diketahui bahwa pengobatan herbal adalah pengobatan yang menggunakan khasiat tumbuh-tumbuhan alami, tidak ada efek samping.

Berikut petikan khasiatnya  :

Akar

Akar rasanya pahit, sifatnya dingin. Berkhasiat anti radang, anti depresi.

Daun

Daun rasanya pahit, kelat, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat astringen, antiradang, peluruh cacing usus (antheimintik), serta mempercepat pemasakan bisul dan abses.

Biji

Biji berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik, dan pembunuh serangga (insektisida).

Kulit

Kulit kayu berkhasiat astringen dan tonikum.

Buah

Buah muda dan biji juga berkhasiat antiparasit.

 

Kandungan Kimia

Akar dan kulit kayu mengandung flavonoida, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain. Di samping itu, akarnya juga mengandung saponin, tanin, dan polifenol.

Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan.

Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago.

Buah muda mengandung tanin.
Bagian yang Digunakan sebagai obat herbal
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu daun, akar, buah, kulit kayu, dan bijinya.

Daun digunakan untuk mengatasi:
– batuk, demam,
– reumatik,
– menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi,
– diane, disentri,
– rectal prolaps pada anak-anak,
– cacingan, kutu kepala,
– pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema.
Biji digunakan untuk mengatasi:
– pencernaan lemah,
– cacingan, dan
– mematikan kutu kepala dan serangga.
Buah muda digunakan untuk mengatasi:
– diare, disentri akut, dan
– gangguan pencernaan (atonik dispepsia).
Akar digunakan untuk mengatasi:
– sembelit,
– disentri akut,
– depresi mental, dan
– nyeri tulang punggung.
Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:
– diare, disentri, dan
– luka berdarah.

Cara meramu dan menggunakanya

– Borok, bisul keras
Cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehaii, ganti 2-3 kali.
– Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.
– Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.
– Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya. Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.
– Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.
– Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
– Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
– Diare
Cuci kulit batang srikaya (6-10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
– Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lemban), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehani dua kali.
Catatan
– Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya.
– Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
– Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.

Sumber : http://www.blogsehat.com/2010/03/07/srikaya-berkhasiat-untuk-menyembuhkan-berbagai-penyakit/ at Nop 11, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: