DATA LINK LAYER – TEKNIK DETEKSI ERROR – PARITY CHECK


Teknik parity check adalah teknik yang paling tua dalam sistem jaringan komputer. Teknik ini dikenal sangat sederhana dalam melakukan deteksi dengan menambahkan parity bit pada frame yang dikirim. Parity bit digunakan dengan transmisi asynchronous sederhana. Error dideteksi dengan menambahkan sebuah bit extra yang disebut bit parity, di setiap ujung frame. Bit tambahan ini menjamin bahwa jumlah bit 1 yang ganjil dan yang genap dikirim di setiap transmisi.

Disaat mengirimkan data, harus disepakati mengenai paritas yang digunakan, apakan genap (0) ataukah ganjil (1). Jika menggunakan paritas genap maka operator yang digunakan adalah XOR (eksklusif OR), jika menggunakan operator paritas ganjil maka operator yang digunakan adalah ~XOR (not eksklusif OR).

Bagi sisi pengirim yang harus dilakukan adalah :

  • Mengoperasikan semua bit data dengan operator sesuai paritas yang digunakan.
  • Bit hasil operasi diatas (1 bit) adalah bit paritas dan ditambahkan diujung frame.

Bagi sisi penerima yang harus dilakukan adalah :

  • Mengoperasikan semua bit data dan bit paritas dengan operator XOR, paritas apapun yang digunakan, baik genap maupun ganjil tetap menggunakan operator XOR.
  • Bit hasil operasi diatas (1 bit) harus sesuai dengan jenis paritas yang digunakan, jika menggunakan genap maka hasilnya harus 0, jika menggunakan ganjil hasilnya harus 1.

Teknik ini akan mampu mendeteksi error bit yang jumlah bit errornya ganjil saja. Jika jumlah bit error jumlahnya genap maka  teknik paritas bit akan mendeteksi tidak ada error padahal sebenarnya data yang dikirimkan terjadi error. Hanya sekitar 50% error yang dapat dideteksi dengan metode ini. Teknik ini juga dikenal kesederhanaannya dalam implementasi karena hanya menggunakan 1 bit saja untuk bit paritas (satu gate XOR untuk mengoperasikan paritas genap). Setiap error yang terdeteksi pada frame, maka pengirim harus mengirimkan ulang frame tersebut karena teknik ini tidak bisa mengetahui posisi bit yang mengalami kesalahan.

Contoh :

Akan mengirimkan nilai 4-bit yaitu 1001 dengan bit paritas disisi kanan, tanda Å menyatakan gate XOR

Transmisi pengiriman menggunakan paritas genap :

  • A ingin mengirim : 1001
  • A menghitung nilai bit paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 = 0
  • A menambahkan bit paritas dan mengirimnya : 10010
  • B menerima : 10010
  • B menghitung paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 Å 0 = 0
  • B melaporkan transmisi yang benar setelah memeriksa hasil genap yang diharapkan.

Transmisi pengiriman menggunakan paritas ganjil :

  • A ingin mengirim : 1001
  • A menghitung nilai bit paritas : ~(1Å 0 Å 0 Å 1) = 1
  • A menambahkan bit paritas dan mengirimnya : 10011
  • B menerima : 10011
  • B menghitung paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 Å 1 = 1
  • B melaporkan transmisi yang benar setelah memriksan hasil ganjil yang diharapkan.

Transmisi pengiriman menggunakan paritas genap :

  • A ingin mengirim : 1001
  • A menghitung nilai bit paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 = 0
  • A menambahkan bit paritas dan mengirimnya : 10010 *** TRANSMISSION ERROR ***
  • B menerima: 11010
  • B menghitung paritas : 1 Å 1 Å 0 Å 1 Å 0 = 1
  • B melaporkan transmisi tidak benar setelah memeriksa dan mendapatkan hasil ganjil yang tidak diharapkan.

B menghitung paritas ganjil yang mengindikasikan error, disini yang terjadi error pada bit paritasnya :

  • A ingin mengirim : 1001
  • A menghitung nilai bit paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 = 0
  • A mengirim : 10010 *** TRANSMISSION ERROR ***
  • B menerima : 10011
  • B menghitung paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 Å 1 = 1
  • B melaporkan transmisi tidak benar setelah memeriksa dan mendapatkan hasil ganjil yang tidak diharapkan.

Bit paritas hanya menjamin deteksi jumlah ganjil pada bit error. Jika jumlah genap mempunyai error, bit paritas mencatat hasil yang benar padahal datanya corrupt.

  • A ingin mengirim : 1001
  • A menghitung nilai bit paritas : 1Å 0 Å 0 Å 1 = 0
  • A mengirim : 10010 *** TRANSMISSION ERROR ***
  • B menerima : 11011
  • B menghitung paritas : 1Å 1 Å 0 Å 1 Å 1 = 0
  • B melaporkan transmisi benar padahal sebenarnya salah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: